Cast : Park Yeon Young (as you), Kim Joon Myeon(Exo), Leeteuk/Park
Jungsu (Super Junior)(Park Yeon Young Oppa) , Lim Sung Ra (as your friend) ,
Kim Jong Dae (Exo), No Minwoo (Boyfriend)(as your friend), Henry Lau (Super
Junior)(Sasangnim, Leeteuk chingu), Kang So Ra
Author : @Ernizya_andini
Genre : Romance, Family, Friendship, Friendzone(?)
Typo betebaran /wakwaw
Story:
Didepan pintu restoran aku mulai menggandeng tangan Oppa, aku dan
Oppa memasuki restoran aku menoleh ke kanan dan kiri mencari eomma, Eomma
melambaikan tangan-nya
“Itu Eomma” kataku ke Leeteuk oppa, seperti-nya itu anak dari
rekan Appa, anak itu menoleh dan
“OMO! KENAPA DUNIA SEMPIT
SEKALI?!”
Park Yeon Young pov
Itu, itukan? Sunbae baru
itu?? Omo.. eotokhae? Aku semakin mengerat-kan tanganku di lengan oppa
“Kajja” kata oppa dan
berjalan kearah meja yang dipesan.
“Annyeonghaseo Park Yeon
Young imnida..” kataku sambil membungkuk
“Annyeonghaseo Park Jungsu
Imnida. Panggil saja Leeteuk” kata oppa dan ikut membungkuk
Sunbae berdiri dan membungkuk
juga
“Annyeonghaseo Kim Joon
Myeon imnida, bisa dipanggil Suho”
“Kalian bertiga lucu
sekali..” ucap nyonya Kim sambil tersenyum, dan diangguki oleh tuan Kim yang
ikut tersenyum
Seperti biasa aku duduk
disamping eomma dan disamping oppa. Salah tingkah. Itulah keadaan-ku sekarang.
Aku hanya bisa menggenggam tangan-ku dan menggigit bibir bawah-ku
“Yeodongsaeng mau
jalan-jalan di taman disana?” Tanya Leeteuk oppa
Jelas aku mengangguk.
“Eomma, appa, ahjussi,
ahjuma, suho, kami pergi berjalan-jalan sebentar ya?” Tanya Leeteuk oppa yang
diangguki oleh mereka semua
“Bolehkah aku ikut?”
WHAT? Bagaimana bisa aku
bertingkah apabila ia ikut?, oppa mengangguk. Ia tersenyum dan berdiri dan ikut
berjalan bersama aku dan oppa kalau begini yang ada malah tambah salah
tingkah-_-
Aku menggandeng lengan oppa
menggunakan kedua tanganku. Oppa disebelah kanan dan Suho sunbae di sebelah
kiriku
“ehm.. Park Yeon Young, bukannya kita bersekolah di sekolah
yang sama? Bedanya kau masih SMP dan aku sudah SMA?” Tanya Suho sunbae yang
jelas mengagetkanku-_-
“Ah.. Ne..” jawabku sambil tersenyum
Leeteuk pov
Actualy it’s a bad news or
good news? Yeodongsaeng-ah jangan tinggal-kan oppa. Ia semakin kencang memeluk
lengan-ku.
Handphone Yeon Young
berbunyi
“sms dr eomma, kita bertiga
disuruh kembali. Karena makanan-nya sudah datang” katanya kepadaku dan Suho.
Suho mengangguk dan kami memutari air mancur untuk kembali kesana.
Diperjalanan menuju ke meja, Suho menanya-kan
umur-ku dan apa profesi-ku. Karena aku lebih tua dari-nya ia mulai memanggil
ahjussi, namun aku melarang-nya dan menyuruh-nya untuk memanggilku Hyung dan
untuk pekerjaan aku bilang saja aku membantu Appa tapi bekerja di rumah tidak
di kantor karena aku mengurus Yeodongsaeng yang bawel ini. Sampai di meja aku
dan Yeon Young makan dengan sangat sopan, tidak ada teriakan seperti kemarin.
Acara makan malam-pun selesai. Saat-nya pulang. Rasa-nya aku tidak sabar untuk
berbaring dikasur.
Diperjalanan
ke mobil entah apa yang dibicarakan oleh keempat orang tua didepan ini. Aku,
Yeon Young dan Suho hanya mengikuti-nya dari belakang.
“Ngantuk..”
ucap Yeon Young kepadaku
“Kajja
kita duluan pulang, Suho, Eomma, Appa, Ahjussi, Ahjumma kami pulang duluan ne..
Karena Yeon Young sudah mengantuk, Annyeong” ucapku dan aku dan Yeon Young
membungkuk bersamaan
Diperjalanan
pulang Yeon Young tertidur, seperti-nya ia terlalu capek sehingga jadi seperti
ini. “Yeodongsaeng-ah.. ireona” ucapku kepadanya ia terbangun, namun ia
terbangun dengan kaget sehingga mungkin kepalanya pusing. Aku mau merangkul-nya
namun ia mengelak
“Ani..
aku tidak mau dikira seperti orang yang habis mabuk..” jawabnya sambil
tersenyum. Aku mengangguk dan mengikuti-nya dari belakang, takut-takut ia
jatuh.
Sampai di
kamar-nya ia langsung berbaring tanpa melepas sepatu-nya, sebagai oppa yang
baik aku berinisiatif untuk melepaskan sepatu-nya dan menunggui-nya sampai ia
tertidur.
Keesokan harinya
Park Yeon Young pov
“Yeodongsaeng-ah ireona..
kau harus sekolah” ucap Leeteuk oppa
Aku langsung mengulurkan
kedua tanganku yang langsung ditarik oleh oppa agar aku duduk. Biasa-nya aku
akan teriak atau uring-uringan namun
masih ada Eomma dan Appa disini sehingga aku mengurungkan niat-ku untuk
berteriak.
“Eomma dan Appa berapa lama disini?” tanyaku kepada oppa
“Molla mungkin hanya beberapa hari dan mereka akan pergi
lagi entah kemana. Sekarang mandi dan aku akan mengantar-mu kesekolah..”
“Ne..”
Selesai mandi dan
berpakaian aku turun ke bawah untuk sarapan , Eomma dan Appa rapi sekali?
Memangnya mau ke kantor jam segini?
“Eomma dan Appa mau kemana?” tanyaku
“Eomma dan Appa
akan kembali ke America, masih ada kerjaan disana” jawab Eomma
“Leeteuk, kau jaga adik-mu ini ne?” ucap appa
“Ne..
Appa..” ucap Oppa
Diperjalanan menuju sekolah
kami membahas eomma dan appa yang selalu pergi terus ada sisi positif dan
negative-nya, namun biarkan itu seimbang.
Disekolah
“Nanti oppa jemput ne. hati-hati disekolah, belajarlah
dengan baik” ucap Oppa dan mengelus rambutku
“Ne.. Oppa.. Kau juga hati-hati ne?’
“Ne..” ucap oppa sambil tersenyum
Aku turun dari mobil dan
mulai berjalan masuk ke sekolah, di koridor aku bertemu Suho sunbae.
“annyeong..” ucap-nya kepadaku
“annyeong..” balasku sambil tersenyum
“Kau berangkat sekolah bersama Leeteuk hyung?” Tanya-nya
“Ne sunbae..”
“Jangan panggil aku sunbae.. panggil saja oppa, kau tidak
keberatan kan?” Tanya-nya sambil tersenyum
TENTU SAJA MAU!! TENTU SAJA
AKU TIDAK KEBERATAN!!
“Ah.. Ne.. Oppa..” jawabku sambil tersenyum
“Pintar…” jawab-nya lalu mengacak rambutku
Am I dreaming now? Someone
call the doctor!!, Seketika wajahku memerah shit. Maluuuu..
“Kau kelas apa?” Tanya-nya
“9 bilingual oppa..” jawabku sok sopan haha.
“Oh.. Kajja aku ingin mengantar-mu” jawabnya dan menarik
tanganku
Sesampai-nya dikelas ia
berkata “Aku balik ke kelas-ku ne. Annyeong Park Yeon Young” kata-nya sambil
melambaikan tangan-nya. Aku juga melambaikan tangan-ku.
Saat aku membalikkan badan-ku ternyata sudah ada Sung Ra
dan Minwoo yang melihati-ku.
“Tell me..” ucap Sung Ra kepadaku yang diangguki Minwoo.
Aku melangkahkan kakiku ke tempat duduk
“Jadi gini. Ternyata dia anak dari rekan kerja Appa-ku dan
kami bertemu tadi malam saat makan malam bersama, ara?”
“Oh.. Ne..” jawab Minwoo sambil mengangguk
Minwoo pov
Aku ingin sekali menanyakan-nya tentang sasangnim baru itu,
mungkin ini saat yang tepat untuk menanyakan-nya
“Eum.. Yeon Young..” panggil-ku
“Ne?”
ucap-nya sambil menaikkan alis-nya
“Em.. apa
masalah-mu dengan sasangnim baru itu?” tanyaku dengan sedikit takut
“Ia
tukang cari perhatian, sok baik, sok kalem, sok suci. Ara?” jawabnya singkat
“Ah..
ara..” jawabku dan mengangguk ke Sung Ra
“Kenapa
kau menanyakan itu?” tanyanya
“Ah..
Ani.. aku hanya penasaran saja..”
“Okey..”
katanya sambil mengangguk
“Memang-nya
kau tau darimana?” Tanya Sung Ra sok polos
“Ada
saat-nya kau mengetahui-nya nanti.” Jawab-nya
“Oh..
Ara..”
“Beruntung
tidak ada pelajaran sasangnim ‘HINA’ itu hari ini” ucap Yeon Young dengan
penekanan dikata HINA
Bel
berdering menandakan jam pelajaran dimulai
Sasangnim
pengganti masuk ke kelas
“NGAPAIN
MASUK KESINI? KAU TIDAK TAHU KALAU HARI INI TIDAK ADA PELAJARAN-MU?!” ucap Yeon
Young ketus dan nyaring
Aku
menelan ludah-ku dan menoleh ke Sung Ra, ternyata ia juga melakukan hal yang
sama, kita sehati batinku
“Emmm
saya mencari kelas 9C” ucap sasangnim dengan lembut
Yeon
Young berdiri dan berjalan ke arah lemari kelas ia membuka dan seperti
mencari-cari sesuatu, ia menyodorkan selebaran yang kutebak itu adalah denah
sekolah ini
“Lain
kali jangan salah masuk kelas lagi ne? melihat wajahmu ingin membuatku mengamuk
saja” ucap Yeon Young lembut namun berkesan kasar, aku terdiam begitu juga Sung
Ra.
“Ah..
ne.. gomawo Park Yeon Young..” ucap sasangnim dan melangkah pergi keluar kelas.
Yeon Young mengeluarkan tatapan maut-nya sampai sasangnim itu keluar kelas, dan
menggeser pintu kelas.
“Membuat
Mood orang tidak enak saja” ucap Yeon Young
“Memang
mood-mu tadi baik karena apa?” Tanya Sung Ra
“Kau
tidak ingat?” jawab Yeon Young sabil menunjuk pintu
“Oh..
HAHAHA..” ucap Sung Ra
“Apa
lucu-nya?” Tanya Yeon Young sambil menaikkan alis-nya
“Ani..”
jawab Sung Ra
Yeon
Young kembali ke tempat duduk-nya dan memainkan handphone-nya.
“Herson
Jae?” tanyaku
“Ne..”
jawab-nya
“Semoga
tidak ada pelajaran” ucap Sung Ra , dan diangguki oleh Yeon Young.
“Panggilan
kepada masing-masing ketua kelas harap ke ruang guru sekarang”
“YAA!!
APA LAGI INI? BOLEH PULANG CEPAT?” teriak Yeon Young yang membuat satu kelas
menoleh kepada-nya. Yeon Young memang berani maka dari itu ia terus-terusan
ditunjuk untuk menjadi ketua kelas.
“JANGAN
KELUAR KELAS!” teriak Yeon Young
“Ne..”
ucap satu kelas, ia langsung keluar kelas
Park Yeon Young pov
Aku
berjalan menyusuri koridor menuju ruang guru.
“Annyeong!!”
teriak Suho oppa, aku menoleh dan tersenyum
“Annyeong
oppa, Kau ketua kelas?” ucapku
“Ne..
padahal baru kemarin masuk tapi ketua kelas yang sebelumnya mengundurkan diri
dan wali kelas menunjukku untuk menggantikan-nya” ucap-nya
“Ohh
berarti sasangnim percaya padamu”
“Geurae”
ucap-nya
Sampai di
ruang guru Henry sasangnim membagikan selebaran dan memerintahkan untuk dibagikan.
Paling libur musim dingin pikir ku. Geurae..
Itu memang selembaran libur musim
dingin. Aku akan merayu appa dan eomma untuk berlibur mungkin ke.. New York. Ne
New York..
“Oppa..
hari ini tidak boleh pulang cepat? Biasanya kan begitu?” tanyaku
“Pulang
cepat terus! Tidak bosan kah?”ucapnya
“TIDAK.”
“Yayaya
hari ini kalian pulang cepat. Boleh pulang sekarang”
“JINJJA!”
teriakku, seketika Suho oppa menoleh,
mungkin ia kaget karena tingkahku yang sedikit ehm agresif dan tidak
kalem seperti tadi malam
“NE..
PARK YEON YOUNG NE…” ucap Henry oppa,
“OKAY!”
jawabku, aku langsung balik badan dan kembali ke kelas
“PARK
YEON YOUNG!” teriak Suho oppa, aku menoleh
“Kau mau
pulang bersamaku?” ucap-nya yang membuat mataku tidak berkedip. Namun untuk
menutupi rasa salah tingkah ku aku harus menahan senyumku.
“Ah..
Ne..” jawabku sedikit sopan
“Nanti
aku menjemputmu di depan kelas, Annyeong” ucap-nya sambil melambaikan
tangan-nya
“Annyeong..”
jawabku dan langsung berlari sambil tersenyum
Author
pov
Park Yeon
Young melangkahkan kakinya ke kelas-nya sambil tersenyum, Minwoo dan Lim Sung
Ra bertanya-tanya dalam hati
“Wae?”
Tanya Sung Ra
“Ani..”
jawab Yeon Young sambil tersenyum
“Kau
belajar gila lagi?” Tanya Minwoo
“Ani..”
jawab Yeon Young sambil tersenyum
Ini
membuat Minwoo dan Sung Ra bertanya-tanya. Sung Ra dan Minwoo menaikkan
alis-nya bersamaan.
“Ah!”
teriak Yeon Young sambil tersenyum dan menepuk tangan-nya satu kali.
Suho
muncul didepan pintu dan membuat Yeon Young semakin mengembangkan
senyum-nya
“Kajja..”
Ucap Suho
“Em..
Sung Ra kau sebagai sekretaris bagikan ini ne, dan boleh pulang. Minwoo, Sung
Ra aku pulang duluan ne..” ucap Yeon Young dan langsung melangkah ketempat
dimana Suho berada
“Kajja..”
Suho menarik tangan Yeon Young dan berjalan menuju mobil
Dimobil
“Kau..
To be
continue

