Cast : Park Yeon Young (as you), Kim Joon Myeon(Exo), Leeteuk/Park
Jungsu (Super Junior)(Park Yeon Young Oppa) , Lim Sung Ra (as your friend) ,
Kim Jong Dae (Exo), No Minwoo (Boyfriend)(as your friend), Henry Lau (Super
Junior)(Sasangnim, Leeteuk chingu)
Judul : FF Imagine
Author : @Ernizya_andini
Genre : Romance, Family, Friendship, Friendzone(?)
Typo betebaran /wakwaw /
Story:
Park Yeon Young pov
LT : Ya! Yeodongsaeng-ah Ireona!!
PYY: AISH! SIRHEO!!!!!!!! Aku malas sekolah oppa!! MALAS!!
TANAMKAN ITU DIOTAKMU!! YEODONGSAENG MU INI MALAS SEKOLAH!!
LT : Ya.. Bangunlah.. kau mau melihat oppa kesayanganmu ini
dimarahin eomma sama appa?!
PYY : Biarkan! Yang dimarahin kan oppa, bukan aku!
LT : Ya! Kau mau Galaxy Note4 yang kau impi impikan itu lenyap?
PYY : ANIYA! AKU BERANGKAT SEKOLAH OPPA!!
LT : Hish anak ini.. sampai kapan kau begini terus eoh?
PYY : Oppa, tau diri ne. Aku begini keturunan oppa. Ara!
LT : Arasseo noona..
PYY : YA! SEKALI LAGI KAU PANGGIL AKU NOONA !! KUTENDANG KAU
KELUAR PEREDARAN BUMI! Atau.. Ku Doakan kau tidak punya yeoja chingu seumur
hidup?!
LT : Ya yeodongsaeng-ah.. kau rela melihat oppa mu seperti ini
terus??
Kata oppa dengan muka memelas
PYY : Kasihan sekali oppa ku ini.. Hah! Gara-gara kau aku tidak
mandi mandi!
LT : Siapa yang memulai??
PYY : KAU!!.
Blam. Kututup pintu sambil berteriak. Setelah mandi aku lgsg
memakai seragam tak lupa dengan blazernya.
PYY : Oppa! Eodiseyo?? Antarkan aku sekolah! Kau rela melihat
Yeodongsaengmu ini jalan kaki kesekolah??
Brmm..
Wew? Chevrolet Camaro?? Sejak kapan Oppa membeli ini?? Ya
mobil ini kan aku yang mau?? Kenapa oppa yang punya?? Oppa ku ini memang
tampan, tapi kenapa terus terusan jomblo? Tapi biarin.. kl dia punya Yeoja
chingu bisa bisa aku dicuekinnya.
LT : “Wae? Kenapa diam seperti itu? Kaget ? Kau kaget karena mobil
ini atau karna wajah oppa mu yang kelewat tampan?” Tanya oppa yang diakhiri dengan cekikikan kecilnya.
PYY : “Oppa.. percuma kalau tampan dan kaya tapi tidak punya yeoja
chingu”
LT : “Masuk atau kau mau kutinggal?”
PYY : “NEEEE…”
Dimobil
PYY: “Oppa..”
LT : “Ne. Waeyo?”
PYY : “Don’t go…”
LT : “Mwo? Memangnya aku pergi kemana??”
PYY : “Molla.., mungkin jika kamu bertemu dengan seseorang yang
sudah jadi yeoja chingumu, oppa bakal ninggalin aku”
LT : “Ya, kau ini bicara apa?”
PYY : “Ah. Lupakan. Jemput aku nanti. Annyeong”
LT : “Annyeong.. “ jawab oppa tersenyum sambil mengacak rambutku.
PYY : “Aish! Rambutku berantakan!”
Disekolah
Lim Sung Ra pov
LSR : “Aish! Kemana Nyonya park ini! Lama sekali??”
PYY : “Ya! Lim Sung Ra! Apa yang tadi kau katakan? Nyonya?!”
LSR : “Mian.. Wahahaha.. Siapa suruh lama sekali?”
PYY : “You know what lah.. Kau tau kan Oppaku bagaimana”
LSR : “Ne.. Sampai kapan kalian mau berkelahi tiap pagi eoh? Aku
mendengarnya saja sudah bosan??”
PYY : “Dimana Minwoo?? Ngaret lagi??”
LSR : “YA!! TAU DIRI !! KAU JUGA NGARET!!”
PYY : “Yayayayyayayaya… tauu kok yang bentar lagi jadian wahahaha”
LSR : “MWO!! KAU BILANG APA TADI??”
PYY: “Eum.. Ani… AAAA itu minwoo!!”
Apa yang dia sembunyikan dariku? Aku sebenernya mendengar apa yang
dia katakan tadi. Aku hanya memastikan-nya.
PYY Pov
Shit!! Kelepasan-_- aishh eottokhae!!. Beruntung aku sudah
diajarin berbohong sama oppa wahahaha!
“Eum.. Ani… AAAA itu minwoo!!” Minwoo kau penyelamatku hari ini
gomawo!!
Minwoo Pov
Mw : “Annyeong!!” teriakku ke Yeon Young yang kulanjutkan dengan
mencubit pipinya gemas. Aku menganggap Yeon Young sebagai adikku.
“Annyeong Lim Seung Ra..” ucapku kalem
“WOOO!! SOK KALEM!! Minwoo hentikan sikap sok kalem mu itu,
rasanya aku mau muntah melihatnya!” teriak Yeon Young yang membuat semua mata
tertuju padanya.
“What The Hell-_- memangnya senyaring itu?” Ucapnya dengan suara
kecil.
“Ya, Kalau tidak nyaring tidak akan jadi begini Yeon Young-ah..
Ara?” ucap Lim Sung Ra
“Kalian berdua membuatku ingin muntah. Jangan bersikap sok kalem
deh kalo didepan orang-orang-_-“ Ucap Yeon Young dengan suara seperti biasa..
sedikit nyaring dan jelas.
“NE.. ARASEO!! YEODONGSAENG!!” ucapku sambil berteriak
“Minwoo-ah kau mau membuat semua orang disini melihati kita
“Lagi??” jawab Lim Sung Ra dengan penekanan di kata LAGI.
“Ne.. Lim Sung Ra Eomma” jawab Yeon Young dengan suara sok kalem
yang dibuatnya, anak ini memang pandai sekali membuat orang jengkel.
“Aish kau ini.. Kajja, sebentar lagi bel” jawabku dan langsung
menarik Blazer Yeon Young agar ia tidak hilang seperti biasanya, ya dia memang
sering menghilang dan tempat yang pasti ia kunjungi “Kantin&Perpustakaan”
Perpustakaan?? Ia ke perpus bukan untuk baca buku, tapi main wifi yang memang
fasilitas sekolah.
Author pov
Yeon Young masih ditarik oleh Minwoo dan Yeon Young juga menarik
Sung Ra eperti yang dilakukan minwoo kepadanya. Kalau kalian lihat betapa
bodohnya 3 manusia ini.
Di kelas
PYY : “Hash.. kangen rumah..” Teriak Yeon Young dengan lantang
Minwoo : “Belum 1 jam disekolah sudah kangen rumah -__-“
LSR : “Yeon Young-ah kau kangen rumah atau kangen oppa mu eoh?”
PYY : “Kangen taken Eomma hahahaha” jawab Yeon Young dengan wajah
tidak bersalah dengan apa yang ia katakana barusan.
Minwoo : “YA! Kau yang paling muda disini tapi sudah 4 kali
pacaran, coba lihat aku dan Sung Ra belum pernah -___-“
PYY : “Yaudahsi kalian tinggal taken aja bedua” ucap Yeon Young
dengan suara kecil dan sangat cepat bahkan tidak terdengar
LSR : “Mwo? Aku tidak dengar??”
Minwoo : “Geurae.. aku juga tidak dengar kau ngomong terlalu
cepat”
PYY : “Kubilang Kalian…..” TEEEETTT TEEEEETTT TEEEEETT
“APA??!!” teriak minwoo dan Lim Sung Ra
“GAJADI!! SAKIT HATI AKU NGOMONG KAYAGITU TERUS! TADI GAK DENGER,
SEKARANG BEL, INI PERTANDA ATAU APA??” teriak Yeon Young
Minwoo pov
Aku tau yang kau katakan Yeon Young-ah, aku dengar, aku sudah
terbiasa mendengarkan kamu berbicara secepat itu. Tapi apakah Sung Ra
mendengarnya? Yeon Young satu – satunya orang yang tau tentang perasaanku ke
Sung Ra, jadi tidak salah jika ia selalu menggodaku dengan Sung Ra.
PYY pov
Aish gagal lagi, harus berapa kali aku berusaha menyatukan mereka
atas dasar Yeoja chingu dan Namja Chingu.
“Panggilan kepada ketua kelas 9 bilingual harap ke kantor guru
sekarang” suara dari speaker di kelas mengagetkanku.
“Apa – apaan ini!! Masih pagi begini disuruh ke ruang guru? Apa
aku disuruh pulang sekolah karena sudah terlalu pintar??” teriakku dan disambut
jitakkan dari 2 orang yang tepat duduk disebelah kanan(Minwoo) sebelah kiri
(Sung Ra)
“Ya! Tepat sekali! Pintar berbohong dan ngelabrak orang.” Jawab
Sung Ra
“Aku kan bohong dan ngelabrak ada alasannya eoni-_-!” jawabku
“Udah ah daripada ntar dibilang “NGARET” mending aku ke kantor
guru dulu” lanjutku, dan di jawab anggukan dari dua manusia absurd yang
mengapit tempat dudukku/
“Paling pulangnya mampir ke kantin dulu yakan yeodongsaeng??” kata
Minwoo dengan senyum mengejek dan disambut tawaan dari Sung Ra.
“Bilang aja mau nitip Hah!? “ jawabku
“NE!! Marshmallow” jawab Minwoo
“Aku Jelly aja..” jawab Seung Ra
“Dih! Siapa yg mau beliin kalian wahaha” jawabku santai sedikit
ngotot, aku langsung berlari ke arah pintu dan berteriak “Jangan keluar-keluar
atau kalian tau akibatnya terutama kalian Sung Ra dan Minwoo!! Awas kalo ke
kantin dijamin nanti siang kalian akan berdiri di tengah lapangan HAHAHA” aku
lgsg menggeser pintu dan berjalan menuju ke ruang guru. Seperti biasa jalan itu
santai aja.. daripada lari-lari nanti capek.
“OMO!! NUGUYA!! TAMPAN SEKALI??!!!” teriakku DALAM HATI kalo
teriak beneran bikin malu.
“Park Yeon Young? YAAAA Park Yeon Young” teriak Henry
sasangnim tepat didepanku
“YA!! Oppa! Tidak usah berteriak eoh!!” teriakku, ngapain aku
takut sm Sasangnim? Dia kan chingu nya Leeteuk oppa. Dia juga sering kerumah
dan menjadi bahan percobaanku hahaha
“Kau diteriakin saja tidak sadar apalagi di panggil dengan suara
yang lembut?” jawab Henry oppa dengan suara ‘SOK’ lembutnya itu.
Aku menaikan alis sebelah kiri ku “Ada apa memanggilku? Ini masih
pagi oppa.. aku belum membuat masalah apapun-_-“ kataku.
“Ige, kerjakan tugas ini, boleh liat buku. Oppa masih mengurus
anak baru itu” jawab oppa sambil menyerahkan kertas itu dan tangan satunya
menunjuk anak baru itu.
“Sut oppa.. Nugu? Tampan sekali!!” jawabku
“YA. Dia sunbae mu! “ jawab Henry oppa
“Ya!!!!! Kecilkan suaramu Oppa!!”
“HASH, balik ke kelas kerjakan tugasnya. Satu lagi jangan ke
kantin Ara!”
“NE.. ARA AHJUSSI, oppa pastikan dia masuk sekolah ini ne” kataku
dan langsung mengedipkan sebelah mataku.
Aku berjalan ke kelas tak lupa belok dulu untuk membeli cemilan di
kantin wahaha tidak peduli dimarahi aku termasuk anak kesayangan disekolah ini.
Toh appa ku, dan appa kedua sahabatku juga menanam saham disekolah ini.
Sampai dikelas aku menaruh berbagai snack yang kubeli di kantin
tadi di mejaku. Yang langsung diambil oleh Sung Ra dan Minwoo. Aku lgsg
membagikan kertas tadi dan kembali ke tempat duduk ku.
“Ya Sung ra, Minwoo td ada murid baru.. katanya Henry oppa sih dia
bakal jadi sunbae” kataku
“Ya Minwoo.. lihatlah kelakuan Yeodongsaengmu ini..” kata Sung Ra
“Ishhh tapi dia..” belum selesai aku berbicara perkataanku sudah
dipotong minwoo
“Tampan dan sepertinya aku menyukainya? Hum? Tidak salah lagi”
“CERDAS! Yaa kau benar Minwoo!!” jawabku
“Yeon Young ah kerjakan dulu tugasnya.. ceritanya nanti lagi..
Soal nomor 1 susah sekali eoh” jawab Sung Ra
“YAA!! Kalau kau berpikir terus paling minggu depan baru ketemu
jawabannya . Boleh liat buku kok..”
“Kenapa tidak bilang daritadi.. kau tidak lihat rambutku sampai
berantakan seperti ini karna memikirkan soal ini” Jawab Sung Ra
“Eoni kau sangat eumm…”
“JELEK, KAU BERANTAKAN SEKALI!!” teriak minwoo
Aku langsung loncat dan “silahkan berkelahi” jawabku
Minwoo langsung terbelalak lalu menggeleng, ia menoleh ke Sung Ra.
Ya, Sung Ra sudah memasang wajah marahnya.
“Cepat duduk dan lindungi aku!!” isyarat minwoo menggunakan
matanya.
“Emmm… akuu mau ke kamar mandi..” jawabku dan lgsg berlari ke luar
kelas.
Ckckck padahal cuman mau keliling-keliling sekolah doang, Mereka
mungkin memang tidak ditakdirkan bersama. Ya.. kalau mereka menikah mungkin
rumah bisa terbalik ckckck..
“Pintar sekali Park Yeong Young.. Keliling sekolah pada saat jam
pelajaran padahal kau ini ketua kelas dan anak bilingual loh.” Aku menoleh dan
Chen sunbae ada dibelakangku
“YA! Tau diri! Hyung ngapain disini??” jawabku. Aku memanggil Oppa
hanya kepada orang-orang tertentu dan Hyung untuk sunbae namja disekolahku.
“Sama seperti yang kau lakukan, berkeliling”
“Sok Cool, mana suara melengkingmu yang akan kau keluarkan apabila
bertemu denganku hahaha??”
“Ya kau ingat kan ini masih jam pelajaran??”
“Hyung” kataku sambil menunjuk namja yang katanya anak baru itu.
“Namja itu?”
“Ne..”
“Wae??”
“MWO!! HENRY OPPA!!”
“Ada apa dengan sasang.. kemana anak itu”
Aku berlari kembali ke kelas dan argh! Beruntung belum ada
sasangnim haha
“Darimana aja nyonya Park?”
Omo Henry oppa?? Sejak kapan dia punya kekuatan teleportasi
(Teleportasi punya Kai oi!)
“Dari Toilet Sasangnim” jawabku dengan memasang wajah seriusku.
Asa!! Aku memang pintar meyakinkan orang
“Ne.. duduklah”
Teettt teeeet teeeet
“Wahahaha Annyeong oppa.. ige tugasku, Sung Ra eoni, Minwoo oppa
kajja!! Kitaa ke kantin!!”
Oiya aku lupa.. aku seharusnya masih kelas 2 SMP cuman you know
lah dengan segala kepintaranku ini aku sudah kelas 3 SMP
“Park Yeon Young! Kebiasaan buruk!” teriak Henry oppa sambil
tersenyum
Sung Ra pov
Minwoo sedang pergi membeli makanan sehingga di meja ini hanya ada
aku dan Yeon Young
“Eumm.. Eomma..” panggil Yeon Young dan meminum Green Tea blended
favoritnya
“Ne.. Wae?”
“Tadi aku bertemu Chen hyung”
“Jinjja??”
“Ne.. td aku tidak ke toilet, aku berjalan jalan. Lalu aku bertemu
dengannya”
“Trus trus?”
“Ehmm.” Yaa aku tau kode dari Yeon Young yang menandakan Minwoo
akan datang.
“ Ngomongin apa sih?” kata minwoo
“Urusan Yeoja!” jawab Yeon Young
“Oke…” jawabnya singkat
Minwoo-ah bukannya aku mau menyembunyikan rahasia ini darimu. Tapi
ini beneran urusan Yeoja..
Kulihat Yeon Young, ya.. dia memang pintar sekali menyembunyikan
sesuatu apalagi kalau masalah kabur, ekspresi wajah dan PERASAAN.
Park Yeon Young pov
Aku menendang kaki Sung Ra dan mengisyaratkan bahwa ada chen hyung
disini. Beruntung Minwoo duduk disampingku dan sedang asik memakan Ramen-nya.
“Annyeong, Park Yeon Young, Minwoo, Lim Sung Ra” ucap chen oppa
sambil memukul punggungku dan minwoo bersamaan dan tersenyum kepada Sung Ra yang
membuat muka Seung Ra memerah. Aku lgsg mengodenya dan menendangnya kakinya
agar mukanya tidak merah lagi sehingga tidak ketahuan.
“Uhuk uhuk…” Minwoo tersedak
“HYUNG!” teriakku ke Chen hyung
“HAHAHAHAHA MIAN!!!!” teriaknya dengan tidak berdosa.. yaa suaranya
yang ehm, NYARING&CEMPRENG itu telah kembali.
Aku lgsg menyikut perutnya dan aishh Sung Ra! Tidak bisakah kau
tahan senyummu?!
“Seung Ra ah… mengapa kau tersenyum seperti itu?” Tanya Minwoo
yang sontak saja membuat chen hyung melihat ke arahnya “AHHHH.. dia tadi tidak
tahan melihat wajahmu saat tersedak, bukan begitu Sung Ra?” jawabku cepat.
“Ahhh… Ne..” Jawab Sung Ra sopan.
“Ah.. sepertinya aku harus kesana?” jawab Chen hyung
“Ya siapa juga yang menyuruhmu kesini??” jawabku
Gledak! Sung Ra menendang kakiku dan itu arghh sakit banget! Tp
aku berusaha untuk menahannya dengan langsung meminum green tea blended ku.
“Okey.. Annyeong!” teriak Chen hyung dan of course Sung Ra
membalasnya. Aku hanya meminum Green tea blended ku. Sedangkan Minwoo masih
menikmati ramen-nya.
Minwoo pov
Apa Sung Ra menyukai Chen sunbae?. Aku menoleh ke Yeon Young yang
masih terfokus pada Green Tea blended kesukaannya itu. Dilihat dari wajah-nya
Yeon Young tidak ada apa-apa begitu juga dengan Sung Ra.
Lim Sung Ra pov
Setengah hidup(?) aku menahan senyumku karna kedatangan Chen hyung
ke meja kami barusan. Ada apa dengan Minwoo? Kenapa ia melihat kea rah Yeon
Young dan kearahku bergantian?. Aish! Jangan sampai ia tahu tentang ini..
Author pov
Tak terasa waktu sudah menunjukan 01:59 KST. Sebentar lagi pulang
sekolah. dan TEEEEETT TEEEEET TEEEEEEETT
Park Yeon Young pov
Aish! Ya!! Henry oppa.. kau tidak capek membahas soal yang argh
memusingkan pikiran, hati, dan batin itu?
TEEEEEETT TEEEEEEEEET TEEEEEEEEEET
“YAAAAAAAAAYYYYY!!!!!! AKU MERINDUKAN OPPAKU!!!” teriakku lantang
dan mendapat tatapan dr Sasangnim, dan semua murid di kelas serta kedua manusia
absurd disampingku dan of course aku hanya menaikkan pundakku dan menaikkan
alisku. Aku langsung memasukkan barang-barangku kedalam tas. Dan YAAA!! Oppa!!
Cepat berikan salam dan pergi atau Leeteuk oppa menungguku! Sekejam-kejamnya
aku sama oppa-ku tapi tetap saja aku menyayanginya.
“Oke. Pelajaran berakhir, sampai jumpa besok” ucap sasangnim yang
langsung kusalip untuk keluar kelas duluan. Oppa jeongmal bogoshippo. Uwaw itu
calon sunbae baru bukan sih?? Ckck tampan sekali..
“Chagiya..!!” suara itu, ya suara siapa lagi kalau bukan suara
Oppa ku.
“Oppa!!” aku menghampirinya dan langsung memeluknya
“Tumben sekali kau memelukku ?”
“Molla! Tiba-tiba aku eum..”
“Apa? Merindukan oppa-mu ini?”
“Aku tidak bilang begitu..”
“Yayaya.. Kajja pulang..”
“Ne..”
Dimobil
Leeteuk pov
Yeodongsaengku ini tidak seperti biasanya seperti ini. Ada apa
dengan dia? Biasanya kalo dimobil dia sudah ganti lago, nyanyi-nyanyi, mainin
HP-nya, pokoknya ada aja yang dikerjain. Tapi kok sekarang diem aja?
“Chagiya..?? kau kenapa??” kataku memecah keheningan dimobil ini
tak lupa aku mengelus kepalanya.
“Hum? Ani..” jawabnya singkat
“Tumben? Biasanya kamu ceria. Sekarang kok diem? Hum?”
Ia hanya menggeleng dan menyandarkan badannya sambil mengambil
nafas berat.
Sepertinya ada yang aneh?
Author pov
Perasaan Park Yeon Young tiba tiba jadi tidak enak. Tidak ada yang
tahu alasannya. Dia saja tidak tau kenapa. Tak terasa mobil yang mereka
tumpangi sudah masuk ke perumahannya. Keadaan kembali seperti tadi. Hening.
“Kajja” ucap Leeteuk kepada adik satu-satunya itu.
“Hum..”
Park Yeon Young pov
Entah kenapa perasaanku jadi malas, tidak enak, tidak seperti
tadi. Seperti ada sesuatu yang tertambah di hidupku. Aku tidak tau itu apa.
Daritadi Leeteuk oppa melihatku khawatir. Bagaimana tidak khawatir? Hanya aku
yang dia punya di Korea begitu juga sebaliknya. Parents? SIBUK. Jarang ada di
Korea. Paling sekitar 2 bulan sekali. Aku memasuki rumah dengan gontai. Oppa
menjagaku dari belakang. Aku menyusuri tangga untuk ke kamarku kututup pintu
kamar. Mungkin berbaring sebentar bisa meredakan bebanku.
Tok tok
“Ne.. masuklah”
Tidak usah ditebak pasti itu Leeteuk oppa
“Yeodongsaeng-ah wae?” tanyanya iya duduk disampingku dan mengelus
rambutku. Nyaman. Itulah hal yang kurasakan apabila bersama-nya. Aku
memindahkan kepalaku kepangkuannya.
“Aku ingin mandi..” jawabku dan langsung pergi ke kamar mandi
“Okay..” jawabnya dan ia pergi keluar kamar.
Huftt.. hari ini cukup melelahkan, berendam adalah pilihanku untuk
meredakan segalanya. Sehabis berendam aku memakai set piyama untuk tidur
favoritku. Aku keluar kamar dan melihat oppa menonton tv sambil meminum
chamomile tea-nya di ruang tv dibawah. Aku mendatangi oppaku dan langsung duduk
disebelahnya. Kepalaku kusandarkan dibahunya.
“Lapar?” Tanya oppa, tau darimana dia kalau aku belum makan hari
ini?
“Tadi oppa LINE Minwoo, nanyain kamu makan apa tadi. Tapi katanya
kamu belum ada makan, hanya minum green tea blended saja” lanjutnya
“Aku mau itu saja..” jawabku sambil menunjuk chamomile tea-nya
“Ige.. habiskan” betapa beruntungnya aku memiliki oppa sebaik
Leeteuk oppa. Walaupun terkadang menjengkelkan dia tetap saja kesayanganku.
“Sudah” jawabku
“Kau mau oppa buatkan creamy soup hum?” Tanya-nya
“Ne.. tapi suapin..”
“Manja sekali..” jawabnya sambil tersenyum
“LINE” Hp Leeteuk oppa berbunyi. Langsung saja kubuka.
Eomma : Leeteuk jaga yeodongsaeng mu ne. Appa sm Eomma sepertinya
tidak pulang bulan ini. Jangan berkelahi tiap pagi ne.. Oiya bagaimana keadaan
kalian berdua. Yeon Young td Eomma skype tidak dijawab, apa HP-nya rusak lagi?
Yasudah jaga diri kalian berdua ne, Eomma dan Appa sayang kalian.
Leeteuk pov
“tinggal tambah daun peterseli siap..”
“Oppa…”
“Ne.. Tunggu sebentar..”
Aku berjalan menemuinya di ruang TV
“Wae?”
“Ige.. Line dr Eomma, katanya bulan ini gak pulang ‘LAGI’ “
jawabnya dengan penekanan dikata kata Lagi.
“Kau jangan sedih ne..” aku duduk disebelahnya dan bersiap
menyuapinya karena ini memang permintaannya.
“Ani.. asal kau tetap bersamaku oppa..” jawabnya sambil tersenyum
ke arahku.
“Ne.. sekarang makan..”
Sambil makan ia bercerita
“Oppa.. td ada anak baru gitu.. terus katanya Henry oppa dia bakal
jadi sunbae-ku..”
“Jinjja? Apa dia tampan?” jawabku sambil membersihkan ujung
bibirnya
“Kalau dia jelek aku tidak akan menceritakan ini kepadamu..”
“Dan kau menyukainya?”
“Ya oppa! Dimana-mana Yeoja yang waras bakal seneng kalo ketemu
Namja tampan! Apalagi kalo dia punya ABS”
“Kumat deh..”
“Gaurus…” jawabnya sambil tertawa. aku sedikit senang,
keceriaannya kembali walaupun sedikit.
Park Yeon Young pov
Tertawa? Sejak kapan aku tertawa? Oppa memang the best..
“Ige minum..” katanya sambil menyodorkan segelas air putih
“Ne..” “ige..” jawabku sambil menyerahkan gelas tadi..
“Oppa cuci piring sebentar ne..”
Aku heran kenapa Appa sm Eomma hanya memanggil pembantu untuk
membersihkan rumah saja? Ah tapi biarkan, aku kurang nyaman jika ada orang lain
dirumah ini.
Aku menghampiri Oppa. Sepertinya dia peka sehingga ia menoleh
melihat kehadiranku di dapur.
“Wae?” tanyanya
“Oppa sekali lagi kau bilang WAE hari ini. Aku akan menendangmu
keluar dari bumi ini..”
“Okey.. WHY??” jawabnya sambil tertawa
“APA BEDANYAAA!!!, cepat selesaikan acara cuci piringmu dan temani
aku jalan sebentar”
“Mau jalan kemana?”
“Molla? Mungkin ke suatu taman yang nyaman atau… Han River”
“Ganti bajumu.. Kamu kalo dandan lama..”
“TAU DIRI!!”
Park Yeon Young pov
“YAAA!! Lama sekali. Dasar tidak tau diri eoh” omelku
“Kajja..” Oppa datang menarik tanganku
Omo… ini beneran Oppaku? Kenapa tampan sekali eoh?
“Kenapa diam?” tanyanya menyadarkanku
“ANIYA!! KAJJA!!” jawabku cepat
Oppa menggeleng melihat kelakuan yeodongsaengnya
Author pov
Dimobil
“Jadi kita kemana?” Tanya Leeteuk
“Han River saja.. hari sudah menjelang malam. Sepertinya indah..”
“Dan kau tidak mau mampir ke suatu tempat untuk membeli sesuatu?”
“Eum.. aku ingin hot milk..”
“Okay..”
Di Mini Market
“Ige..” Leeteuk menyodorkan Hot Milk yang barusan ia beli ke Yeon
Young yang sedang mengambil seawed nya.
“Nee.. sudah ditambahi gulanya?” jawab Yeon Young
“Pasti sudah.. 2 sachet kan??”
“Nee..” jawab Yeon Young sambil tersenyum
Selama perjalanan mereka berdua hanya diam. Yeon Young tetap
terfokus pada seawed dan hot milknya. Leeteuk fokus pada jalan raya. Sesekali
Yeon Young memainkan hpnya untuk mengganti lagu yang disambungkan melalui AUX.
Han River
7:30 KST
Park Yeon Young pov
“Sampai..” kata oppa
aku langsung menoleh ke arahnya dan kedepan.
“Kajja.. turun..” kataku ke oppa
Tangan kananku menggandeng tangan oppa dan tangan kiriku memegang
hot milk yang tadi.
“Omo! Oppa..!” kataku
“Ne..?”
“ITU..” kataku melepaskan tangan kananku dan menunjuk namja yang
sedang berdiri di pagar Han River, rambutnya terkibar karena angin. Aigoo tampan
sekali..
“Nugu??”
“Itu sunbae baru yang tadi aku ceritain…”
“Jinjja?”
“Tampan…”
“Geurae!! Mataku bagus ne?!”
“Ne… Apa dia punya ABS?”
“YAAA!!!!! OPPA!!! KENAL SAJA BELUM KAU SUDAH MEMBAHAS ABS?!”
“Yaaaa!! Tipemu kan ya gitu.. ABS”
“Biarin. Itu baru namanya namja!”
“Yeodongsaeng-ah.. kau tidak ingat oppa-mu ini punya ABS?”
“Sepertinya aku lupa..”
“Oh… berarti aku harus sering-sering menunjukkannya lagi
kepadamu??”
“Jangan sok! Tetap saja kau tidak punya Yeoja Chingu hahaha!!”
“Oh.. jadi kau mau aku buktikan kalau Oppamu ini bisa mendapatkan
Yeoja Chingu?”
“ANIYA! Sirheo!! Lebih baik kau single!!” jawabku dan lansgung
memeluk lengannya
“Kau ini labil sekali..”
“Biarkan, itulah ciri khas-nya”
Bruukkkk
"OMO!"
To be continue
Notes:
Annyeong chingu.. Mian kalo FF-nya jelek hihi.. Poster InsyaAllah
nyusul.. Aku bikin ff ini cuma buat ngerjain tugas doang.. tapi lama - kelamaan
ajang berkhayal semakin tinggi dan menjadi-jadi(?) Readers comment ya,
aku butuh beberapa saran untuk melanjutkan Ff ini.. Mian kalo banyak typo..
Oiya.. kenapa namanya FF Imagine? karena FF ini akan membuat kalian berkhayal terus-terusan. Annyeong!



keren wkwk
BalasHapusLim sungra terinspirasi sama siapa ya? Kok dia suka sama chen dan deket sama minwoo? Wkwk���� hwaiting dongsaeeeng~
BalasHapus